Jumat, 29 November 2013

Browse Manual » Wiring » » » » » Stop Memukul Pantat Anak

Stop Memukul Pantat Anak

Barangkali anda berpendapat bahwamemukul pantat anak adalah cara menghukum yang paling pas aman mengingat bagin pantat kalau dipukuli akan terasa empuk dan tak langsung membentur tulang. Tapi ternyata itu tdak sepenuhnya benar, ada bahaya lain yang mengintai yaitu tumbuh kembang kejiwaan sikecil terganggu kalau terlalu sering dipukul pada bagian pantatnya.
Sebuah penelitian menunjukan bahwa memukul pantat saat anak berusia 3 tahun akan mengarah pada perilaku yang lebih agresif ketika mereka berusia lima tahun atau lebih, hukuman pantat diduga justru akan menjadi bumerang membuat anak lebih agresif.
Kita semua tahu bahwa anak membutuhkan bimbingan dan disiplin, tetapi orang tua harus fokus paa hal yang positif yaitu bentuk pendisiplinan non-fisik, seperti pembatasan waktu an hindari memukul.

Hukuman fisik seperti memukul pantat memang merupakan bentuk hukuman yang relatif kecil, justru hukuman seperti itu justru dapat memberikan implikasi yang lebih besar nantinya, yaitu membuat anak akan semakin lebih agrsif, "Studi tersebut juga menyoroti bagaimana mengasuh anak secara positif sangat penting dan efektif alam siklus kekerasan dan berpotensi mengurangi tingkat kekerasan sesacar keseluruhan dimasyarakat kita" kata Dr Kathryn J. Kotrla.
Sekitar 50 % dari ibu mengatakan bahwa mereka tidak memukul panta anak mereka sebulan terakhir, sementara 27,9 % melaporkan memukul pantat anak satu atau dua kali, dan 26,5 % lainnya mengatakan bahwa mereka mengguakan jenis hukuman fisik ini lebih dari dua kali selama jangka waktu tersebut. Hasilnya anak usia 3 tahun yang dipukul pantatnya dua kali atau lebih pada sebulan terakhir, meningkatkan peluang sebesar 50 % menjadi agresif ketika mereka berusia 5 tahun.(tribunjabar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar